Jumat, 07 Oktober 2016

===have full love===

 ==Bangkit dari tidur==

kata Bondan prakoso "hudip berawal dari mimpi".ini yang dijadikan panutan oleh risya. dalam mimpinya dia melihat cahaya terang dan suara nyaring yang membangunkannya dari tidur sorenya itu. kalia tau apa itu?! 'gue mimpi mau ditabrak mobil, ya!! cahaya terang itu lampu tembak mobil. dan bunyi nyaring itu klaksonnya' (risya)

"sya bangun"  mama teriak dari luar tidak digubris oleh risya. seolah mimpi itu menjadi nyata sekarang risya masih diam terpaku menatap langit-langit kamarnya. dengan peluh yang membasahi tubuhnya.'mimpi gue aneh, apa gue bakal celaka'. masih dalam posisi yang sama risya terus saja memikirkan mimpinya itu. ''bunga tidur'' gumamnya. dan risya bangkit dari tidurnya. melanjutkan ritual setelah bangun tidur !!MANDI!!.

risya keluar kamarnya menggunakan baju tidur kotak-kotak menghampiri mama, papa dan adiknya untuk makan malam bersama diruang makan. "kamu tadi beneran tidur sya". "ga ma, mbak isya mah mati suri". timpal adiknya yang super reseh tapi tetep sayang. "putra. jangan ngomong gitu sama mbak mu. ditelen ntar kamu sama mbak mu. liat aja tuh mukanya udah laper gitu". kata papa risya dan itu membuat putra bergidik ngeri dan langsung makan dalam diam. "iya ma. isya capek ma. tadi kerjaannya langsung banyak gitu" jawab isya seadanya. 'siapa yang tau risya tadi ketemu c*nta risya ma'. lanjut risya dalam batinnya.


******

"oke, sekarang udah jam 10 malem. gue harus tidur dan lupakan semuanya dan gue harus bangkit dari mimpi indah gue. masa depan gue udah nunggu" dalam kamarnya kata-kata pembangkit itu yang slalu iya ucapkan sampai akhirnya tertidur pulas.

__06.00__

'hidup baru gue'. dari bangun tidur itu yang dilafalkan risya. selepas mandi dan sekarang didepan meja riasnya. dipandangi wajahnya dan berkata 'kemarin adalah mimpi. sekarang gue udah bangkit dari kubur. I GIVE UP' .

"ma... risya berangkat ya. Assalamualaikum". "hati-hati ya sya. waalaikum salam" . setelah cium tangan risya bergegas keluar rumah untuk berangkat kekantornya.

(risya pov)

gue liat jam tangan gue. karena kayanya nih gue yang kesiangan apa gue yang kepagian. kenapa bus trans sampe angkot ga lewat. apa lagi pada demo yakk.. ternyata pas pemirsah masih jam 07.00 ga kepagian amat ko.

eh.. ko ada mobil ke arah gue ya. apa travel kalik ya. hahaha. bolehlah kerja naik travel. kaya mau pulang kampung gue!!. 'namun setelah kaca mobil dibuka ternyata...' "adipta?!". "iya ini gue. bareng gue yuk!!. gue jugakan mau ngantor". aduh gimana nih?!. gue kan udah bangkit dari tidur. kenapa malah gue mimpi lagi sih. tuhan bantulah hamba mu ini. gue tengok kanan ke kiri. sepi!! tapi ntar deh.. itukan taxi.. GOTCHAA!!. "sorry dip ada taxi dateng tuh. gue naik taxi aja ya". bodo amat ah gue ga balik modal. gue naik taksi aja dari pada gue harus mimpi lagi. sambil melambaikan tangan gue nyetop tu taksi."taksi!!". seru gue. dan taxi berhenti sobat.. sebelum masuk taksi gue liat muka adip lewat kaya sepion dia. kaya kecewa gitu. bodo amat deh, dan gue berangkat ngantor naik taksi.

setelah memberikan uang gue turun dan ga lupa gue bilang "makasih ya pak" dijawab oleh bapak taksi itu "iya neng, sama-sama ya". gue masuk ke dalem gedung kantor, tanpa ngaca lagi kemobil orang. ngeri-ngeri ntar gue terjebak lagi di 'mirror mirror on the wall' .

gue langsung kemeja kerja gue. gue tau tadi gue liat adip dan adip liat gue. dia kaya mau nyapa gue tapi gue buang muka. biarlah gue mau move on dan fokus kerja dulu.

yah!! kerjaan aja udah buat gue ribet mau ditambah kegiatan lain lagi. ogah gue. bayangin aja kerjaan gue itu ngerekap semua pengeluaran dan pemasukan di perusahaan ini, ya sih cuma bagian pemasaran aja ga semua tapi kan sama aja bnyak. 'gue gakk ngeluh ya. hanya berbagi cerita'.

==biarkan riysa bekerja kali ini==
'aku juga mau kerja' lanjutnya kapan-kapan ya ^^

==syokud4==

 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

pagi hari reina sudah disibukan dengan aktivitasnya mengurus si kembar. meskipun ada mbak sus, sebisa mungkin reina mengurus keperluan si ke...